Langsung ke konten utama

Manakah Pisang yang Baik Bagi Kesehatan?


Tahukah kamu? Sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong, peneliti menemukan bahwa Banlec (Banana Lectin) sebuah derivat protein dari bercak-bercak hitam pada Pisang ternyata dapat berfungsi sebagai anti -HIV, mencegah pembentukan sel tumor, serta memperkuat sistem imun tubuh. Dengan mengkonsumsi 1 buah pisang dengan kulit bercak hitam per hari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Teman Bagi loh.

(Sumber : Musa acuminata (Del monte banana) lectin is a fructose binding lectin with cytokine-including activity. Cheung AH, Wong JH, Ng TB. Department of Biochemistry, Faculty of Medicine, The Chinese University of Hong Kong, Shatin, New Territories, Hong Kong, China)

Salam SemangART Sehatkan Negeri 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahukah kamu? 1 butir telur ayam ternyata mengandung energi sebesar 74 kalori, lemak 4.97 gr, karbohidrat 0.38gr, protein 6.29gr dan kolesterol 212mg (71% dari kebutuhan kolesterol sehari) Selain itu juga, telor merupakan sumber protein dengan kandungan asam amino essensial paling lengkap jika dibandingkan dengan daging sapi & daging Yuk Makan Telur Salam SemangART Sehatkan Negeri 

Pisang

Mengonsumsi dua buah pisang setiap hari ternyata mampu memenuhi kebutuhan vitamin B6 sebanyak 53% AKG (Angka Kecukupan Gizi). Satu buah pisang ukuran sedang (120gr) mengandung 0.70 mg vitamin B6. Selain harganya yang ekonomis, pisang juga merupakan buah yang padat gizi dan siap santap kapanpun serta dimanapun teman Bagi berada. Peran vitamin B6 ini mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari loh, Teman Bagi. Yuk Konsumsi Pisang! Salam SemangART Sehatkan Negeri  

EGCG, Si Antioksidan Super!

Musim hujan telah tiba, cuaca dingin pun menyerta. Apa minuman favourit teman Bagi disaat hujan begini? Teh, bajigur atau atau yang lain? Nah, supaya teman Bagi tidak kedinginan saat musim hujan, kami akan membagikan informasi tentang minuman tersebut. EGCG atau epigallocatechin gallate merupakan komponen bioaktif paling dominan dalam teh hijau yang bermanfaat bagi ke sehatan. Sebagai antioksidan yang kuat, EGCG mempunyai kemampuan mengusir radikal bebas. Selain itu, EGCG juga berfungsi untuk antiatherogenic, antithrombotic dan antimicrobial. Beberapa jenis penyakit dapat dicegah oleh EGCG antara lain penyakit jantung koroner, stroke dan karies pada gigi. Pada studi yang melibatkan 262 pria jepang berusia 30th ke atas, Sasazuki et al (2000) secara epidemiologis membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi teh hijau 2-4 cangkir sehari, memiliki risiko lebih rendah mengalami aterosklerosis ternyata. Teh hijau mengandung EGCG-antioksidan super yang mampu melindungi kulit dari ...