Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label tips sehat

4 Pilar Gizi Seimbang

Pedoman gizi seimbang yang telah diterapkan di Indonesia sejak tahun 1955 merupakan realisasi dari rekomendasi Konferensi Pangan Sedunia di Roma tahun 1992. Pedoman gizi seimbang menggantikan slogan "4 sehat 5 sempurna". Dengan semangat perubahan. Kami yakin dengan menerapkan Pedoman Gizi Seimbang secara benar, semua masalah gizi dapat diatasi. Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 pilar yang pada dasarnya merupakan rangkaian upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang keluar dan zat gizi yang masuk dengan memantau berat badan secara teratur. Pilar pertama : Mengonsumsi anekaragam pangan Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan Dan mempertahankan kesehatan kecuali Air Susu Ibu (Ibu). Yang dimaksud beranekaragam adalah beranekaragam jenis, proporsi makanan yang seimbang, dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan dan dilakukan secara teratur. Pilar kedua : membiasakan perilaku ...

Makanlah Sebelum Lapar dan Berhentilah Sebelum Kenyang

Idul Adha telah berlalu, pertanda bahwa disetiap rumah memiliki simpanan danging sapi dan kambing . Karena Idul Adha merupakan ajang berbagi kebaikan, salah satunya adalah berbagi daging. Yeay! Daging sapi dan kambing memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi secara tepat. Tentunya sesuai dengan kebutuhan teman bagi. Kita dianjurkan mengonsumsi daging sebanyak 300-600gr/ minggu atau sekitar 6-12 potong sedang/minggu. Jika berlebihan maka akan berdamapak bagi kesehatan teman bagi loh. Apa saja dampak negatifnya jika mengonsumsi daging berlebihan? Berikut ini akan kami jelaskan. Daging merah yang ada pada kambing dan sapi memiliki kadar kolesterol yang tinggi yaitu sekitar 75mg/100 gr daging. Asupan kolesterol yang melebihi batas, akan ditimbun dalam tubuh dan diangkut melalui pembuluh darah. Dalam waktu yang lama, kolesterol akan membentuk plak dan menyumbat pembuluh darah sehingga akan menimbulkan penyakit jantung dan stroke. Kolesterol tidak dapat dioksidasi di dalam tubuh untuk...

Tips Mengempukkan Daging

Halo teman bagi… Tak terasa lebaran idul adha telah usai yaa… para jemaah yang pergi ke tanah suci sudah mulai mendarat cantik di tanah air. Tapi sisa-sisa momen hari raya Qurban tersebut tentunya masih ada ya. Coba cek kulkas masing-masing dirumah, masihkah tersisa daging?? Hehehe… Kali ini, Tim Bagi akan berbagi tips cara mengempukkan daging. Tentunya ini info penting untuk teman bagi yang suka di dapur ya. Tahukah teman bagi, bahwa metode pemasakan memengaruhi kualitas daging, dimana metode pemasakan sendiri dipengaruhi oleh suhu dan lama pemasakan. Lama waktu pemasakan dapat memengaruhi kualitas daging karena struktur mikro dan kandungan nutrien daging berubah. Nah, ini ada beberapa bahan alami yang muah didapat, yang dapat membuat daging empuk: 1. Bersisik bukannya ikan, berpayung bukannya raja. Yup, nanas! Kandungan enzim bromelin dalam nanas ternyata mampu mengempukkan daging. Bromelin termasuk dalam golongan protease yang dapat mendegradasi kolagen daging, sehi...