Langsung ke konten utama

Infused Water

Banyak cara untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi infused water. Infused water terbuat dari air mineral yang diisi dengan potongan buah-buahan, sayuran dan atau herbal kemudian didiamkan selama kurang lebih 2 jam di dalam kulkas agar sari dan rasa buah menyatu dengan air.

Infused water mengandung sebagian vitamin dan mineral dari buah yang ada di dalamnya. Karena itulah meminum infused water dapat membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan, namun untuk mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang maksimal jangan hanya meminum infused water, konsumsilah buah dan sayuran utuh dalam jumlah cukup dan jadikan infused water sebagai tambahan.
Belum ada penelitian terkait minum infused water dapat menurunkan berat badan.

Tapi beberapa penelitian menunjukkan minum air yang cukup (infused water ataupun air biasa) dapat meningkatkan pembakaran energi tubuh. Untuk mendapatkan tubuh ideal tidak cukup dengan hanya minum air atau infused water sesuai kebutuhan, kita juga harus konsumsi makanan bergizi seimbang yang rendah kalori serta olahraga teratur di samping mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Bagi mereka yang tidak suka dengan air mineral biasa, infused water adalah pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dibandingkan minuman manis, soda atau minuman berkafein. Untuk teman bagi yang tidak terlalu suka buah atau sayur air infus bisa jadi salah satu pilihan untuk mendapatkan asupan vitamin dan mineral.

So, infused water bisa dijadikan salah satu sumber hidrasi yang asyik dan baik bagi tubuh. Semoga bermanfaat.

Salam SemangART Sehatkan Negeri 💕

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Remove, Restore, Rebalance

Menjaga kesehatan tentu harus dimulai dari diri sendiri serta lingkungan. Selain bumi, yang harus dijaga dengan konsep 3R (reduce, reuse, recycle), tubuh kita juga perlu dijaga dengan konsep 3R yaitu Remove, Restore, Rebalance. Seperti apakah 3R tersebut? Yuk kita simak berikut ini : 1. Remove   Mari kita singkirkan perlahan makanan/minuman antinutrisi, makanan siap saji dan yang mengandung bahan kimia sintetis. Contohnya, untuk Teman Bagi yang tadinya konsumsi fast food seminggu sekali, bisa jadi 2 minggu sekali atau sebulan sekali, hingga terbiasa tidak sama sekali. 2. Restore You are what you eat!, memperbaiki asupan tentu akan berdampak pada kesehatan tubuh dan status gizi. 3. Rebalance Keseimbangan hidup dan belajar mengelola stress menjadi aspek yang paling penting karena memiliki dampak besar bagi keseimbangan hormon. Jika ketidakseimbangan dibiarkan terlalu lama, maka akan beresiko mengalami kegemukan dan memicu timbulnya penyakit. Be...

Manakah Pisang yang Baik Bagi Kesehatan?

Tahukah kamu? Sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong, peneliti menemukan bahwa Banlec (Banana Lectin) sebuah derivat protein dari bercak-bercak hitam pada Pisang ternyata dapat berfungsi sebagai anti -HIV, mencegah pembentukan sel tumor, serta memperkuat sistem imun tubuh. Dengan mengkonsumsi 1 buah pisang dengan kulit bercak hitam per hari dapat meningkatkan sistem kekeb alan tubuh Teman Bagi loh. (Sumber : Musa acuminata (Del monte banana) lectin is a fructose binding lectin with cytokine-including activity. Cheung AH, Wong JH, Ng TB. Department of Biochemistry, Faculty of Medicine, The Chinese University of Hong Kong, Shatin, New Territories, Hong Kong, China) Salam SemangART Sehatkan Negeri 

Buah Nanas, Kaya Manfaat

Buah nanas merupakan salah satu buah tropis yang banyak penggemarnya, mungkin Teman Bagi termasuk salah satunya. Selain warnanya yang cerah, Nanas mengandung vitamin C & A yang dikenal memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit diantaranya yaitu kanker, jantung koroner & penuaan dini. Dalam 100 gram nanas mengandung vitamin C & A (retinol) masing-masing sebesar 24,0 miligram & 39 miligram. Kandu ngan antioksidan pada nanas sangat bermanfaat untuk tubuh manusia yang amat rentan terhadap pengaruh radikal bebas yang bersumber dari sinar ultraviolet, asap bermotor & bahan pengawet makanan. Hasil penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kandungan senyawa fenolik antara lain myriceti, quercetin, tyramine & ferulic acid-buah nanas mampu meredam reaksi berantai radikal bebas dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menekan terjadinya penyakit kanker. Bukan hanya memiliki antioksidan, nanas juga memiliki zat alami...